ayanafara
Newbie
Newbie
Thu Mar 15, 2018 12:13 pm
Investor-Pemula-Harus-Paham-Istilah-Dalam-Properti-Ini.jpg

Apa kamu berencana untuk menjalankan investasi apartemen? Eits, jangan buru-buru! Sebelum memulainya, kamu harus memiliki pemahaman dan pengetahuan yang dalam mengenai bidang tersebut. Kamu nggak mau kan mengalami kerugian setelah mengeluarkan banyak uang untuk investasi?

Ya, selain menyiapkan strategi yang matang, pengetahuan juga merupakan hal yang penting untuk dimiliki sebelum berinvestasi properti, termasuk apartemen. Salah satu hal yang harus kamu pahami adalah istilah-istilah yang sering digunakan dalam dunia properti.

Lalu, apa sajakah istilah tersebut? Simak ulasannya di bawah ini.

Superblok

Kawasan superblok disebut juga sebagai kota mandiri merupakan kawasn yang mengintegralkan berbagai fungsi di dalamnya, mulai dari fasilitas perkantoran, perdagangan, pemukiman, hingga rekreasi. Letaknya yang ada di dalam kota membuat kawasan ini mendapat julukan ‘kota di dalam kota’ atau city within city.

Sunrise Property

Istilah ini merujuk pada properti baru yang berkembang dan nilainya naik dengan stabil. Jika mengacu pada lokasi, sunrise property terletak di kawasan baru yang berkembang dan stabil, atau kawasan modern yang baru direhabilitasi.

Sunset Property

Kebalikan dari sunrise property, istilah ini merujuk pada properti berusia tua yang kualitasnya menurun dan jelek.

Loss Transaction

Menunjukkan adanya biaya yang hilang saat membeli properti yang disebabkan biaya-biaya tak terduga, seperti pembayaran biaya broker atau marketing dan pembayaran pajak.

Capital Gain

Merupakan keuntungan atau laba yang diperoleh dari hasil penjualan properti yang nilainya lebih besar dibanding harga pembelian.

Yield

Istilah ini menunjukkan keuntungan yang didapat dari investasi properti. Dihitung dengan membagi nilai sewa per tahun dan harga properti. Misalnya, harga properti Rp100 juta sementara harga sewa Rp5 juta per tahun, maka yield properti tersebut 5%.

Indent

Indent artinya pembelian dengan pemesanan terlebih dahulu.

Earlybird

Membeli properti saat baru dipasarkan pengembang. Biasanya pengembang menawarkan harga khusus dengan sejumlah kemudahan dan diskon.

BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)

Merupakan pungutan atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan yang besarnya adalah 5% dari nilai perolehan objek pajak.

BBN (Bea Balik Nama)

Yaitu biaya yang dikeluarkan atas perubahan/pembalikan nama dari penjual ke pembeli yang dilakukan oleh notaris yang disepakati.

Booming Property

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan kondisi terjadinya peningkatan aktivitas investasi properti yang tinggi. Dengan kata lain, properti sedang laris manis banyak dibeli banyak orang.

NJOP (Nilai Jual Objek Pajak)

Yaitu harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi. Jika tidak terdapat transaksi jual beli, NJOP dapat ditentukan melalui perbandingan harga dengan obyek lain yang sejenis, nilai perolehan baru, atau dengan NJOP Pengganti.

Nah, itulah 15 istilah dalam properti yang harus Anda pahami sebelum mendalami menjadi investor properti. Meski keuntungan yang ditawarkan sangat menggiurkan, Anda tidak boleh terlena untuk menjalankannya tanpa memiliki bekal. Ke-15 istilah di atas setidaknya akan membuka wawasan Anda mengenai investasi properti.

Sumber