gitaanindya
newbie properti
newbie properti
Thu Jan 24, 2019 5:21 pm
Image

Sebagai salah satu jenis pilihan lantai, keramik termasuk jenis yang cukup banyak digunakan orang. Bukan hanya karena harganya yang terjangkau, namun juga karena warna dan motif yang disajikan semakin banyak dan bervariatif. Bahkan kini motif kamu dapat menemukan keramik dengan motif marmer atau granit, atau biasa disebut granito.

Istilah keramik sendiri berasal dari bahasa Yunani, keramos, yang berarti tanah liat. Arti lainnya, keramik adalah produk yang terbuat dari bahan galian anorganik non-logam yang telah mengalami proses pemanasan tinggi sehingga bahan memiliki struktur kristalin, non-kristalin atau campuran keduanya.

(Baca juga: Perbedaan Marmer, Granit & Granitel)

Selain memiliki berbagai macam motif, keramik juga dapat dibagi berdasarkan beberapa kategori. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak ulasannya di bawah ini.

Berdasarkan Permukaan

Glazed Ceramic

Merupakan keramik yang permukaannya dilapisi glasir (glazur). Proses pembuatan dengan suhu tinggi membuat glasir menjadi satu atau tercampur dengan badan keramik. Ciri glazed ceramic adalah tidak memiliki pori dan bersifat padat. Contohnya adalah Asia Tile, Ikad, Kia, Mulia, Platinum dan lainnya.

Unglazed Ceramic

Merupakan keramik yang permukaannya tidak dilapisi glasir (glazur). Dibanding dengan glazed ceramic, keramik jenis ini memiliki kekuatan lebih baik karena ukurannya lebih tebal. Permukaannya berkilau dan kedua lapisan (muka dan belakang) memiliki motif yang sama. Contoh unglazed ceramic adalah Impero, Niro, Granito, Ezzenza dan lainnya.

(Baca juga: Ini Lho Jenis Marmer Paling Populer)

Berdasarkan Proses Pembentukannya

Extured

Extured merupakan proses pembentukkan keramik dengan cara membasahi bahan-bahannya dan digiling hingga halus. Kemudian, hasil gilingan tersebut dicetak hingga berbentuk panjang. Barulah setelahnya masuk ke proses pemotongan.

Powder Pressed

Powder Pressed merupakan proses awalnya sama seperti extured ceramic. Bedanya, setelah dilakukan penggilingan, hasilnya dijadikan bubuk (powder) dengan teknik spray drying. Bubuk tersebut kemudian di-press(tekan) dengan tekanan tinggi pada cetakan.

Menurut Daya Tahan Terhadap Gesekan

Kelas I

Lantai keramik kelas I merupakan lantai yang dilalui orang dengan alas kaki lunak atau tanpa alas kaki sehingga rentan menimbulkan gesekan atau meninggalkan kotoran. Misalnya: lantai kamar mandi dan kamar tidur.

Kelas II

Lantai keramik kelas II merupakan lantai yang dilalui orang dengan alas kaki lunak dan mampu menahan sedikit gesekan yang keras. Misalnya: lantai ruang keluarga dan ruang tamu.

Kelas III

Lantai keramik kelas III merupakan lantai yang sering dilalui orang dengan alas kaki normal dengan adanya gesekan yang keras. Misalnya: koridor, balkon dan teras.

Kelas IV

Lantai keramik kelas IV merupakan lantai dengan lalu lintas normal dan terkadang terkena gesekan keras. Misalnya: dapur komersil, hotel, ruang pameran dan jalan akses utama bangunan.

Kelas V

Lantai keramik kelas V merupakan lantai dengan lalu-lintas pejalan kaki yang padat dan cukup sering mendapat gesekan keras. Misalnya: mall, bandara, area pejalan kaki, area industri dan lainnya.

Menurut Warna dan Ukuran

Keramik KW 1, yaitu keramik dengan kualitas terbaik. Ciri-cirinya adalah sudut-sudut sikunya memiliki selisih ukuran < 1 mm antar keramik. Pemasangannya pun mudah karena ukuran dan warnanya memang sudah tersusun rapi.

Keramik KW 2, yaitu keramik yang kualitasnya tidak sebaik KW 1. Cirinya, sudut keramik tidak presisi dengan selisih ukuran antar keramik antara 1 sampai 2 mm.

Keramik KW 3, yaitu keramik dengan kualitas paling rendah. Sikunya memiliki selisih ukuran sampai 3 mm antar keramik.

Itulah beberapa jenis keramik yang harus kamu ketahui. Pasti beberapa diantaranya belum kamu ketahui ‘kan?

Nah karena sekarang kamu sudah mengetahuinya, jangan sampai salah pilih keramik ya. Sesuaikan pilihan dengan kebutuhanmu.

Sumber: Blog Kemilau Marmer