ayanafara
Newbie
Newbie
Fri Mar 09, 2018 10:37 am
Investor-Pemula-Harus-Paham-Istilah-Dalam-Properti-Ini.jpg
Investasi tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan, apalagi jika aset yang kamu ambil adalah properti. Besarnya modal yang dikeluarkan serta risikonya yang bisa dibilang cukup tinggi mengharuskanmu untuk mempersiapkan strategi sematang mungkin.

Tak hanya itu, kamu pun harus mendalami sektor ini dengan baik agar investasi yang dilakukan dapat memberikan keuntungan. Salah satu hal yang harus kamu pahami sebelum terjun ke dunia properti adalah istilah-istilah yang sering digunakan.

Lantas, apa saja istilah properti yang harus kamu ketahui? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Istilah-Istilah dalam Properti

Sunrise Property

Sunrise property artinya properti baru yang berkembang dan nilainya naik dengan stabil. Jika mengacu pada lokasi, sunrise property terletak di kawasan baru yang berkembang dan stabil, atau kawasan modern yang baru direhabilitasi.

Sunset Property

Kebalikan dari sunrise property, sunset property menunjukkan bahwa properti berusia tua dan kualitasnya jelek.

Masterplan

Masterplan merupakan istilah yang menggambarkan rencana pengembangan berskala Besar yang dilakukan oleh satu atau beberapa developer untuk mengembangkan kawasan penyangga.

Capital Gain

Yaitu keuntungan atau laba dari hasil penjualan properti yang nilainya lebih besar dibanding harga pembelian.

Earlybird

Yaitu membeli properti saat baru dipasarkan pengembang.

Superblok

Kawasan superblok atau sering disebut kota mandiri (self contained city) merupakan kawasan yang bertujuan untuk mengintegralkan berbagai fungsi yang ada di dalamnya, mulai dari fasilitas perkantoran, perdagangan, pemukiman, hingga rekreasi. Dilihat dari letaknya yang ada di dalam kota, superblok juga disebut sebagai ‘kota di dalam kota’ atau city within city.

Strata Title

Strata title merupakan hak kepemilikan bersama atas sebuah kompleks bangunan yang terdiri dari hak atas ruang pribadi dan hak bersama atas ruang publik.

Loss Transaction

Loss transaction menunjukkan adanya biaya yang hilang saat membeli properti yang disebabkan biaya-biaya tak terduga, seperti pembayaran pembayaran pajak PPH, BPHTB, dan lainnya.

Booming Property

Booming property menggambarkan kondisi terjadinya peningkatan aktivitas investasi yang tinggi. Dengan kata lain, properti sedang laris manis banyak dibeli banyak orang.

Yield

Istilah ini menunjukkan keuntungan yang didapat yang dihitung dengan membagi nilai sewa per tahun dengan harga properti. Misalnya, harga properti Rp100 juta sementara harga sewa Rp5 juta per tahun, maka yield properti tersebut 5%.

Mixed-Use Development

Artinya di dalam proyek properti terdapat beberapa fungsi, seperti hunian, komersial, dan perkantoran.

Cost and Fee

Merupakan sistem yang diberlakukan kontraktor untuk pengerjaan pembangunan suatu proyek berdasarkan bagi hasil, dimana harga material, desain dan upah tenaga kerja mengikuti atau dapat berubah selama proyek belum selesai.

Broker

Broker adalah individu atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara jual dan beli properti.

Nah, itulah beberapa istilah properti yang harus kamu pahami sebelum mulai berinvestasi. Sebenarnya, masih banyak istilah dalam dunia properti yang bisa digali. Kamu bisa menjelajahinya di sini. So, selamat berinvestasi