User avatar
galuhramadhan | mahasiswa
Newbie
Newbie
Fri Jun 22, 2018 1:31 pm
Image

Pola pikir seseorang atau mindset bisa didapatkan dan akan tertanam di pikiran yang nantinya akan sangat berpengaruh untuk segala aspek dalam kehidupan.

Sudut pandang seseorang juga berpengaruh dalam pola pemikiran, sudut pandang seorang yang tinggal di gunung akan berbeda dengan orang yang tinggal di daerah perkotaan.

Dari contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa perbedaan sudut pandang yang melekat pada mindset seseorang akan memberikan dampak tarhadap bagaimana seseorang menjalani kehidupan sehari-hari.

Hal ini juga berlaku dalam investasi. Pemahaman investasi yang salah akan memberikan dampak berbeda pada hasil investasi anda kedepannya. Kekeliruan dalam memahami investasi akan mempengaruhi anda dalam mengambil keputusan dalam berinvestasi yang berujung pada ketakutan dalam memilih investasi hingga kegagalan dalam berinvestasi.

Berikut beberapa mindset yang salah dalam memahami investasi yang umumnya tertanam didalam benak masyarakat saat ini:

1. Investasi hanya bagi mereka yang memiliki modal tinggi

Hal umum yang paling banyak terbesit dibenak orang awam mengenai investasi adalah masalah permodalan. “ Investasi Hanya bagi yang bermodal besar”

Faktanya, saat akan memulali langkah awal dalam berinvestasi, sangat disarankan untuk memulai dengan modal yang sedikit untuk meminimalisir resiko. Besarnya nilai modal investasi yang anda keluarkan dapat sedikit demi sedikit ditingkatkan seiring dengan semakin besarnya pengetahuan anda dalam bidang investasi yang akan anda geluti.

Jadi, pemahaman bahwa investasi hanya bagi yang bermodal besar adalah hal yang tidak sepenuhnya benar.

2. Investasi hanya sebagai aktifitas sampingan

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam berinvestasi, anda harus menjadikan investasi tersebut sebagai sebuah prioritas.

Sayangnya banyak orang hanya akan menginvestasikan dana sisa yang mereka miliki namun mengharapkan hasil yang maksimal.

Oleh karena itu, jika anda mengharapkan hasil maksimal dalam investasi anda, mulailah menjadikan investasi menjadi salah satu prioritas anda.

Mulailah untuk serius dalam memilih dan memahami instrumen investasi. Seperti, Reksadana, Saham, Emas, hingga Investasi di bidang property, baik investasi di property konvensional, maupun berinvestasi pada property syariah.

3. Investasi memiliki resiko sangat tinggi


Ketidaktahuan anda tentang instrumen investasi yang akan anda gunakan adalah resiko tertinggi dalam dunia investasi. Semakin besar pemahaman anda terhadap instrumen investasi yang anda pilih, semakin kecil resiko yang harus anda tanggung.

Salah satu investasi yang bisa menguntungkan Anda adalah investasi hunian, yang suatu saat pasti akan berguna, baik untuk Anda atau untuk anak Anda nantinya. Investasi hunian yang menguntungkan itu jika pengembangnya memikirkan kemajuan areanya, seperti akses dan fasilitas seperti rumah sakit, sekolah, perkantoran, dll. Seperti Lav** sebuah kota mandiri di area Tangerang yang merupakan kawasan perumahan dari pengembang di Singapura, bisa jadi salah satu pilihan Anda untuk memulai investasi hunian.