Forum bagi Anda untuk berbagi info seputar hal-hal umum
User avatar
SusiloPramono | Wartawan
Kontributor
Kontributor
Fri Dec 23, 2016 1:46 pm
Image

Sebuah bangunan adalah hasil ekspresi dari arsiteknya yang juga dipengaruhi oleh kehidupan sosial geografis di sekitarnya. Tak terkecuali dengan arsitektur sebuah rumah ibadah khususnya masjid. Di Copenhagen, Denmark, ada masjid yang memiliki keunikan pada kubahnya. Hal ini disebut unik karena Denmark merupakan negara di bagian Benua Eropa Utara yang mempunyai umat Muslim hanya sekitar 2-5% dari jumlah total penduduknya.

Masjid yang bernama Masjid Nusrat Jahan ini dapat menampung jamaah sebanyak 100 orang, sobat! Masjid ini dibangun pada tahun 1967. Dan sekarang sudah berumur ± 50 tahun, sobat!

Awal mula dibangunnya masjid ini adalah karena keberadaan Komunitas Muslim Ahmadiyah pada tahun 1959, sobat! Lalu pada tahun 1967, komunitas Muslim Ahmadiyah sepakat untuk membangun masjid yang tepatnya berlokasi di Jahan-Hvidovre, di pinggiran Copenhagen, Denmark.

Proses pembangunan masjid unik ini pun tidaklah mulus, sobat! Karena lima hari sebelum proses pembangunan masjid, tiba-tiba pemerintah kota setempat mencabut izin pembangunannya. Hingga pada akhirnya sang arsitek masjid, John Zachariassen, melaporkan kejadian ini kepada Perdana Menteri Denmark saat itu yaitu Jens Otto Krag. Kemudian setelah mendengarkan secara detail asal mula persoalannya sang Perdana Menteri akhirnya memutuskan untuk tetap melanjutkan proses pembangunan masjid. Dan pada tanggal 6 Mei 1966, terjadilah proses perletakan batu pertama, sebagai tanda dimulainya proses pembangunan. Dan kemudian proses pembangunan masjid berjalan hingga mendapat perhatian yang besar oleh media karena diliput secara luas dan besar, hingga pada akhirnya di tanggal 21 Juli 1967 masjid ini diresmikan oleh pemuka agama Islam setempat. Yang mana proses peresmian Masjid Nusrat Jahan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari pemerintah Denmark.

Image

Berikut ini adalah suasana di Masjid Nusrat Jahan setelah melakukan kegiatan shalat berjamaah yang digelar di halaman masjid untuk lebih mendapatkan suasana kebersamaan/ukhuwah Islamiyah yang terasa hangat dan kental antar sesama umat Muslim. Apalagi letak Masjid ini juga berada di tengah-tengah sebuah perkampungan di Denmark sana sehingga kesan ‘guyub’ juga kuat, sobat!

Bangunan Masjid Nusrat Jahan ini memiliki dua bentuk bangunan yang berbeda. Di bagian depan, Masjid ini berbentuk bulat lingkaran dengan detail atap berbentuk jamur dan menggunakan batu bata pada elemen dindingnya. Lalu di bagian belakang Masjid ini berbentuk kotak dengan masih menggunakan material batu bata pada bagian dinding namun pada detail jendelanya dibuat berbentuk segitiga di bagian atas dan kotak di bagian bawah agar tampak seperti sebuah kubah masjid pada umumnya.

Tampak Depan
Image

Tampak belakang Masjid
Image

Tampak samping Masjid
Image

Salah satu sudut bagian interior Masjid
Image


Sumber : rooang.com
Sumber gambar : ahmadiyyamosque.blogspot.co.id
kabang | Entrepreneur
newbie properti
newbie properti
Tue Oct 03, 2017 8:09 pm
Wah bagus banget ya...
Saya jadi penasaran juga buat liat interior dalamnya kayak gimana :D
Interior seperti Lantai Vinyl, HPL & Plafon tersedia di KANG BANG.
2 posts Page 1 of 1
cron